Sebagai bahasa skrip, Lua memiliki API dalam bahasa C yang relatif lebih sederhana dibandingkan bahasa skrip lainnya.
Untuk permulaan tentu saja kita harus mengenal suasana kerja Lua, mari kita mulai dengan contoh klasik,
Tapi sebelum itu download terlebih dahulu Lua Binaries (dalam contoh ini untuk windows)
win32 bin
win32 dll and includes(MingW4 Compatoble)
ekstrak semua file lalu open lua5.1.exe, akan muncul command, mari kita tampilkan hello word...
untuk menampilkan text tidak jauh berbeda dengan pemograman lainnya yaitu menggunakan print
print("hello world") atau dapat menggunakan io.write("hello world \n")
berikut contoh lain eksekusi skrip lua :
buka cmd lalu arahkan pada direktori lua, kemudian load file lua yang berformat ".lua" seperti berikut
ini akan mengeksekusi file prima.lua yang berisi skrip :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
| function gen (n) return coroutine.wrap(function () for i=2,n do coroutine.yield(i) end end)endfunction filter (p, g) return coroutine.wrap(function () for n in g do if n%p ~= 0 then coroutine.yield(n) end end end)endN=N or 10x = gen(N) while 1 do local n = x() if n == nil then break end print(n) x = filter(n, x) end |
Pada artikel ini saya akan memperkenalkan object table pada
bahasa pemrograman Lua. Bagi Anda yang sudah familiar dengan
pemrograman, tentu array merupakan hal yang tidak asing lagi. Demikian
juga dengan Lua, bahasa pemrograman ini juga memiliki kemampuan
menyimpan array yang diistilahkan dengan object table.Table pada Lua sebenarnya bukan merupakan value ataupun variable, tetapi table merupakan object. Table juga tidak memiliki panjang yang telah ditentukan, artinya Anda dapat menambahkan elemen sebanyak mungkin dan panjang table akan otomatis bertambah secara dinamis. Langsung saja kita lihat bersama contoh implementasi table. Cara deklarasi table di Lua: Anda dapat mendeklarasikan object table dengan mudah di Lua seperti halnya membuat variable.
Cara mengisi table: Untuk mengisi table pada Lua, cukup menggunakan kode
Cara memanggil values table: Setelah membuat table, tentu saja Anda ingin menggunakannya. Ada beberapa cara untuk memanggil element sebuah table, namun pada umumnya Anda juga ingin tahu berapa banyak element yang tersimpan di dalam table tersebut. Untuk mengetahui panjang table atau jumlah element, cukup gunakan kode:
Lalu untuk memanggil suatu element pada table, Anda bisa menggunakan cara-cara berikut:
Tidak berhenti sampai di situ, Anda juga bisa melakukan iterasi terhadap element-element suatu table, contohnya:
Source code lengkap tutorial:
|